aku menulis ini dengan tangan yg sedikit bergetar.
merasakan gempa yang dahsyat di dalam kalbu.
merasakan luka yang menganga, perih iya perih.
ribuan kata yang aku tulis selalu tertuju untuk kamu.
lelaki egois yg pernah aku kenal.
aku kadang tak paham dengan alur otakmu itu.
kamu selalu membuat perasaan juga emosiku turun naik layaknya rollercoaster.
kamu selalu membuat aku menjadi prmpuan pemarah.
kamu itu yaa..arghhh
sungguh aku semakin merasa kacau jika semakin banyak kalimat yang aku tulis ini.
semakin sesak dan kalut !!
kamu tau, siksa yang kamu lakukan itu langsung terpusat pada hati yang terdalam.
apa kamu tau ?
tidak kan ?
iya karena kamu tidak bisa sadari itu.
kamu lelaki hebat.
hebat bahkan super sekali seperti jargon pak mario teguh.
kamu bisa membuat aku mersakan sakit yang tak pernah aku rasakan sebelumnya.
tapi tengok aku
jauh dari semua cacian
dari semua keluhan
juga dari smua isi pesanku
sungguh aku rindu
aku tau waktu memang peran utama yg membuat aku merasa lagi" terseret dengan baretan penuh luka, padahal kamu tau luka yg kemarin pun belum sembuh.
aku rindu
amat rindu
aku ingin semenit saja menenggelamkan diri dalam hangatnya pelukmu
aku ingin kamu mengusap air mataku.
aku benci
amat benci saat mengakui ini
aku benci kamu
aku benci !
kamu tak peduli dengan perasaanku
kamu sibuk dengan dunia barumu.
ya Tuhan
kamu memang sudah banyak berubah.
kamu bukan yang aku kenal.
maaf jika rindu ini membuatmu risih.
aku pun amat membenci perasaan ini.
semakin banyak aku mnulis sama saja aku membiarkan air mata ini terus mengalir deras.
aku tak bisa hapus air mata ini, aku selalu membiarkannya mengering.
aku ingin ketenangan
aku butuh ketenangan
aku butuh kamu yang menenangkan walau aku tau aku membenci ini.
aku masih merasakan sesak yang sama. sungguh sesak ini menyiksa.
sudahlah ku harap kamu tak perlu membaca bualan kisah drama ini.
sekali lagi
aku membencimu :')
sungguh bahkan saat kerongkonganku tercekik aku membencimu :')
aku benci...............
pembencimu
10Intan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar