Jumat, 21 Februari 2014

Bahagiaku bahagiamu :)

Siang menjelang sore.
Alunan lagu membawaku terhanyut akan indahnya dunia.
Iya dunia memang indah terlebih saat kita melihatnya dari segala sudut.
Melihat hitam bukan hanya hitam dan putih bukan hanya putih.
Hela nafasku beradu dengan irama musik ini yang kian membawaku indah dan indah.
Ini duniaku
Dunia yang bisa aku tulis atau ketik diatas papan abjad ini.
Sungguh aku bahagia.
Kini aku tau bahagia tanpa orang lain menjelaskan.
Bahagia itu benar kurasakan saat keajaiban doa membawaku pada keindahan ini.
Bahagia itu benar nyata saat aku sendiri yang membangun bahagia ini.
Bukan karena siapa pun melainkan karena aku yang membuatnya.
Memang aku butuh mereka terutama orang tua ku yang sumber utama kebahagiaanku. Tapi bahagia yang ku rasa saat ini amat berbeda.
Aku bahagia karena aku bisa mengerti dan lebih mensyukuri hidup.
Membuka mata dan hati bahwa hari tak hanya berhenti saat orang yang kita sayang pergi.
Bahwa hari berhenti saat apa yg kita punya hilang.
Bahagia itu saat secara sederhana kita bisa melihat kuasa Tuhan yang syahdu.
Aku bahagia.
Sungguh
Bahagia yang aku cipta dari ribuan tetes air mata kini memberikan hasil yang jauh dari apa yang aku minta.

Memang doa itu indah
Doa membawa bahagia itu ada di depan kita dan bisa kita genggam.

Berbahagialah selagi Tuhan menghadirkan bahagia di hidupmu
Bersedihlah sebentar tapi bukan karena kebahagiaan itu hilang
Melainkan bersedihlah karena Tuhan ternyata jauh lebih mencintai umatnya Tulus yang ia beri itu nyata.
Lupakan keluhmu
Bahagiamu mutlak untukmu
Begitupun dengan sedihmu.
Lihatlah dengan kacamata terbaik dan ternyaman jangan gunakan kacamata yang menyiksamu dan membuatmu berpikir Tuhan kejam.

Rasakanlah makna bahagia.
Bahagia itu sederhana sesederhana ketikan ini:)

salam bahagia kawan
10Intan.

Sabtu, 15 Februari 2014

Selepas kepergian kamu

Hai malam
Aku masih bisa bercerita kepadamu
Smoga saja kamu tak bosan menghadapi aku
Ini masih untuk tentang dan selalu kamu
Kamu yang pergi tanpa penjelasan
Meninggalkan jejak yang samar
Hingga aku tak tau harus seperti apa mengejarmu di kegelapan.
Sementara Cahaya yg kamu beri hanya setengah lilin saja.

Kamu tau?
Selepas kepergianmu
Aku masih berharap ini mimpi
Menampar pipi sekencangnya adalah usahaku tuk membuatku sadar bahwa ini nyata.
Kamu tau?
Selepas kepergianmu
Kegilaan seperti apa yg aku lakukan?
aku lebih gila daripada mereka yg gila
Hanya saja kegilaan itu msih bisa aku pendam dan tak ku perlihatkan
Kamu tau?
selepas kepergian kamu
Seperti apa keadaan tubuhku?
menggigil dingin tapi keringatku ttap mengalir
Merasakan hentakan demi hentakan menyentuh dinding hati
Merasakan bagaimana hati yang penuh luka ditetesi jeruk nipis.
Apa kamu tau?
Usaha seperti apa yang aku lakukan agar kamu paham bahwa sakit yang aku alami amat luar biasa?
Aku terlampau drama
Aku terlampau bodoh
Tapi sadarkah perempuan bodoh ini dibuat semakin; bodoh oleh siapa?
Apa kamu tau?
Tidak bukan?
Kamu seolah menutup hti dan telingamu
Merasakan ketenangan karena kamu tak akan lagi trbebani oleh perempuan ini.
Mungkin..

Sehari seminggu sebulan dan nyaris di bulan ke3 ini apa kamu tau?
usaha aku untuk benar menghapus smua yang pernah ada?
untuk melupakan ribuan bahkan jutaan pil pahit yang kamu paksa untuk aku telan bulat bulat.
Apa kamu tau?
Semenderita apa aku?
pasti tidak akan pernah tau
Karena kamu bukan lagi yang aku kenal
Sosok yang mau peduli akan hati
Sosok yang menenangkan bukan menegangkan
Sosok yang menyejukkan bukan memanaskan
Yah
Perasaan selepas kamu pergi masih sama
Tapi untuk sekarang sepertinya itu smua hilang
Hilang dan sulit untuk ada seperti semula.

Trima kasih untuk
Jutaan detik
Ribuan menit
Dan untuk smua hari yang penuh macam warna
Kamu benar benar mengajarkan aku ttg sabar.

Hanya dengan cinta
10Intan.