sedikit kelu untuk memulai pembicaraan malam ini.
entah harus darimana awalnya.
hanya saja saat ini ada satu hal yang ingin di utarakan jauh dari lubuh hati yang paling dalam.
perempuan yang hanya bisa mengungkapkan kesedihan sekaligus kebahagiaannya melalui aksara yang dipaksa agar dapat dimengerti oleh seseorang yang dituju.
kamu tentu kamu yang mungkin masih mengernyit bingung.
ada apa lagi denganmu ?
apa lagi salahmu ?
iya bukan ?
tenang saja..aku tidak sedang ingin menghukummu dengan segala tuntutan layaknya hakim di pengadilan.
aku hanyalah perempuanmu saat ini yang manjanya bukan main.
yang meminta perhatianmu lebih dari pertama berkenalan.
harusnya sih kamu tau, mengapa diri ini sering merajuk
mengapa diri ini selalu berkata aku cemburu.
aku kesal dan segala keluhan lainnya.
yang untuk kemudian kamu malah sepelekan bahkan terabaikan.
tak apa aku tak masalahkan itu.
kamu yang ku kenal sudah hampir 6 bulan lamanya.
banyak sekali hal yang sudah kamu berikan, dari mulai bahagia dan tawa lalu tangis dan amarah. semua bersatu padu layaknya adonan kue.
kamu yang juga mengajarkan aku bahwa hubungan ini tak selamanya mulus layaknya drama korea.
bahkan drama korea pun masih saja memiliki konflik dalam ceritanya.
apalagi kita.
kamu mengajarkan aku apa itu sabar dan apa itu kepercayaan.
kesabaran saat menghadapi perilakumu yang terkadang melebihi anak sekolah dasar.
sabar menghadapi gaya bicaramu yang cenderung ceplas-ceplos.
serta banyak hal lainnya yang sedikit banyak menuntutku untuk bersabar di setiap detiknya.
bahkan kamu adalah lelaki yang tak banyak melakukan hal-hal romantis.
kamu jarang sekali mengucapkan happy anniversarry lebih dahulu.
kamu pun jarang sekali mengucapkan selamat berbuka puasa saat Ramadhan bulan lalu.
dan masih banyak hal lainnya lagi yang kamu anggap sepele, namun tidak untuk aku.
sangat perempuan sekali bila ingin diperlakukan istimewa sedikit. tak usah terlalu banyak karena aku pun tak menyukai hal yang berlebihan.
sederhana saja yang penting bermakna.
tapi memang itu kurangmu yang harus ku terima tanpa dikeluhkan.
lantas ini apa ? ah ini hanya cerita saja. :D
tapi kalau kamu mau berubah ya syukur mungkin aku akan suka.
jauh dari kurangnya, kamu pun memiliki kelebihan yang justru krn itu aku bertahan.
dengan segala ketidakromantisanmu, dengan segala kecueakkanmu, serta ke-masa bodoanmu, ada hal yang membuat aku yakin, mengapa aku layak memberikan sayangku untuk kamu.
kamu bukan tipe lelaki yang bisa berkata aku cantik.
yang ada kamu lebih sering mengatakan temanku lebih cantik dariku.
kamu pun bukan tipe lelaki yang menjaga sikapmu saat di depanku.
kamu adalah lelaki yang dengan caramu sendiri mampu membuatku merasa spesial.
tak memujiku, tak memanjakanku, dan cenderung melatihku lebih mandiri serta dewasa.
caramu menunjukkan perasaanmu pun tidak mainstream, kamu tak bisa berbahasa layaknya pujangga.
kamu lebih ke arah yang langsung ke intinya.
tidak terlalu mengalon dan mengidul.
langsung menusuk.
hingga aku merasa sangat istimewa saat suatu pagi misalnya melihat satu pesan berupa kata-kata yang dibuat dengan kadar keromantisanmu yang ah sederhana. tapi mampu membuat pagi itu air mata menetes.
tindakan-tindakanmu yang cenderung gila di depanku dan dingin di depan orang lain adalah satu hal yang meyakinkan aku bahwa kamu bukan tipe lelaki yang bisa dengan mudah bergaul dan dekat dengan perempuan.
kamu pernah bilang bahwa aku tidak sama dengan lelaki lain. aku ya aku. mereka ya mereka.
caraku menyayangimu berbeda.
mau menerimaku syukur, tidak yasudah.
sederhana sekali penjelasanmu.
kamu terlampau sulit untuk dimengerti oleh pemikiran yang dangkal.
suatu waktu kamu bisa manis layaknya gulali dan bisa berubah menyebalkan.
seperti saat ini, kamu yang tidak membalas pesan singkatku.
di awal hubungan, aku belum mampu beradaptasi dengan segala perilakumu yang ku pikir sangat egois itu.
hingga terpikir untuk meninggalkanmu. mencari yang jauh bisa menghargai hati serta diri ini.
namun tetap saja pikiran itu dibakar habis tanpa sisa. karena aku tak ingin menjadi pecundang yang meninggalkan seseorang hanya karena satu sikap buruknya, tidak.
ya aku pun menyadari keburukan serta kekurangan diri ini.
lagi pula hubungan bukanlah mencari yang sempurna, namun menciptakan kesempurnaan.
walau lelah, walau letih.
dan setelah 6 bulan lamanya aku berjalan denganmu.
semua sensasi rasanya sudah pernah ku rasa.
bahagia hingga langit ke 7 serta sedih hingga lebih bawah dari bumi.
semua diakhiri dengan spasi sabar.
semua dituntaskan dengan spasi mengalah.
tak mudah memang berjalan dengan lelaki egois tinggi sepertimu, dimana saat A tidak akan berubah menjadi F. begitupun sebaliknya.
ketegasanmu sangat mudah dilihat saat mengambil sebuah keputusan.
dan satu lagi, kamu adalah lelaki penghukum paling sadis, menghukumku demi sebuah kata "sadar".
masih banyak sekali cerita tentangmu.
tentang kurang dan lebihmu, tentang tawa serta candamu.
tentang semua masa kemarin,sekarang dan masa depan yang sedikit banyak menjadi perbincangan di sela-sela pertemuan kita.
tentang kamu tidak akan pernah habis ku ceritakan lewat aksara. semua hanya mampu dirasakan dan diingat kembali untuk dikenang dan dijadikan pelajaran.
sungguh dengan kurang dan lebihmu itu aku menyayangimu.
sekalipun rasa sayangku ini tak lebih banyak dari rasa sayang allah dan kedua orang tuamu.
satu hal percayalah
dimana pun aku, ada hatimu yang slalu ku bawa.
thank you for being my best partner in life.
danny..i'm in love
your destiny
10Intan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar