Jumat, 07 Maret 2014

Ini aku TUNGGAL :')

Ini ceritaku
Seorang perempuan tunggal
Tidak beradik ataupun kaka
Banyak orang bilang ini menyenangkan dan aku pun tak mengelakkannya
Tapi mereka hanya melihat dari sisi putihnya
Bisakah mereka melihat dari sisi hitamnya atau warna lainnya?
Jika wajah ini selalu bertopengkan senyuman masihkah kalian percaya bahwa hati ini menyimpan dan menimbun luka yang tiada terkira?
Bisakah mereka bayangkan aku yang selalu memendam.
Yang selalu merasakan dan menelan pahitnya tanpa saudara kandung?
Merasakan sakitnya bingung harus bercerita dan berkeluh kesah kepada siapa?
Pacar?
Siapa dia?
bukankah dia hanya bayangan semu?
bukankah dia hanya ingin bahagiaku saja?
merebut merampas lalu membuang?
Orang tua?
Permasalahan mereka terlalu kompleks untuk hanya mendengar cerita konyolku.
Lagi pula aku tak ingin trlalu membebankan mereka.
Bisakah mereka merasakan saat aku berada di posisi terlemah?
Bisakah mereka mengerti bahwa aku sering dibuat gila karena bebanku terlampau parah?
Aku bukan siapa-siapa bagi mereka,baik itu pacar mantan kaka asuh atau apapun.

Lantas aku harus berlari kpd siapa?
Bisakah kalian ikut mencicipi bahwa Tunggal itu tak memiliki pegangan?
Bahwa tunggal itu tak memiliki kekuatan  yg utuh.
Harus siapa yg aku cari saat org yg aku anggap bsa menjadi pegangan dan harapanku justru berlaku tak baik?

Jawablah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar