kamu tau ?
ini masih kisah tentang kamu.
kamu yang masih saja membuatku tak berhenti menulis.
entah itu tentang kekesalan kebencian kesedihan dan apapun itu semuanya masih utuh tentang kamu.
namun sayang kamu yang masih menjadi alasanku kini memiliki alasan yang lain.
kamu yang dulu memprioritaskan setiap hal hanya untuk aku.
kini justru aku bukan apa-apa lagi di mata juga hidupmu.
kini mungkin sudah ada mereka.
sudah ada dia utamanya.
seandainya kamu bisa menerjemahkan setiap pesan di bbm atau di whatsapp yang ku kirimkan.
membaca bahwa dari jejeran alphabet itu memiliki makna yang hingga saat ini masih saja belum kamu mengerti.
aku pikir kamu buta huruf atau memang sudah tak ingin tau lagi ?
aku masih tak tau.
aku tak bisa mengerti jalan pikiranmu yang memiliki banyak arah itu, sementara arah dan tujuanku sudahlah amat jelas, yakni kamu.
tapi kamu ?
kamu memiliki banyak jalan yang sungguuh membuatku kehilangan arah, harus kemana aku berjalan harus kemana aku berlari dan tujuan mana yang akan aku datangi.
aku kehilangan arah di kehidupan yang nyaris saja ku genggam.
aku kehilangan arah di jalan yang dulu sangat aku yakini bisa membuatku merasakan bahagia yang utuh.
aku kehilangan arah di tempat yang dahulu amat membuatku nyaman.
tapi ternyata saat ini aku benar-benar kehilangan arah.
harus ke kiri atau ke kanan, tetap lurus atau berbalik.
aku sama sekali tidak tau.
hingga yang ku temui hanyalah jalan buntu.
aku lelah.
iya lelah saat semua terlihat jelas bahwa kamu tak menganggap aku.
bahwa kamu tak meyakini setiap perkataan yang jauh lebih aku rasakan sebelum ini terjadi.
kamu terlihat bebal sekali saat ini, entah apa yang menutupi jalan pikiranmu hingga aku tak bisa membukanya dengan kunci jenis apapun.
aku tau ini sangat membuatku lelah, ini sangat membuatku hancur.
kamu yang aku perjuangkan justru menghentikan perjuanganku di tengah tengah.
entah karena ada dia
entah karena ada apa di hatimu
atau mungkin memang karena aku yang bukan lagi menjadi alasan terkuat dalam hidupmu.
yang jelas aku sudah merasakan lelah yang berkepanjangan, nyaris di 4bulan lebih ini pun sesak,sakit dan pilu yang aku rasa masihlah sama.
terlebih kamu dan dia yang katanya tidak apa-apa malah semakin menjadi jadi.
dapatkah kamu mengerti perasaanku ?
perasaan cemburuku ?
perasaan sakitku?
kamu bukannya menyembuhkan lukaku yang ada kamu malah merobek lagi luka yang masih basah ini.
seandainya kalian tau betapa sakitnya hati saat semua begitu mudah kamu hilangkan
saat semua begitu mudah kamu tinggalkan sementara aku selalu setia menunggumu.
aku merasa tidak dihargai oleh orang yang katanya mencintai dan menyayangiku.
hingga menjadi sangat wajar saat ini trauma yang ku miliki tak bisa ku elakkan sama sekali.
tapi sayangnya kamu tak peduli itu.
memang dia kini menjadi alasanmu untuk terus pergi tanpa berbalik arah.
aku memang sudah tak menyayangimu.
aku hanya menyayangkan keadaan yang sepahit ini dengan mudahnya Tuhan cipta.
sudahlah
ini mungkin akan menjadi cerita terakhir yang aku tulis.
satu hal, aku sangat tidak menyukai dia, iya dia yang menjadi alasan barumu.
dia yang menjadikanmu berani membentakku padahal kita jauh lebih lama saling mengenal daripada dia mengenalmu. iya kan ?:)
pahami ini Tuan dan Nona.
saat sedang mengerjakan tugas pedagogik.
10Intan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar