Kamis, 27 Maret 2014

Mundur

Kelelahanku mulai memuncak di satu titik.
Sakit ini sudah membuat smuanya menjadi kacau dan gila!
Awalnya sama
Samasama indah
Yang mereka tawarkan pun sama
Katanya sih "sayang" katanya sih "cinta" dan katanya pula ini "serius"
Ah rasanya itu msih sebatas kata.
Masih sebatas kalimat yang dibuat seolah olah indah dan menipu.
Namun sayang aku bkan lagi wanita bodoh dungu dan tolol layaknya 3tahun atau 4tahun yang lalu.
Aku sudah cukup paham dengan siklus yang namanya "cinta".
Untuk apa berstatus bila ujungnya malah putus?
Untuk apa mencinta bila akhirnya saling mencaci?
Untuk apa berkasih bila akhirnya bermusuhan?
Dan sekarang
Masih sangat terbukti bahwa semuanya sama saja
Tidak ada yang jauh lebih hebat dari bapa
Pria yang selalu langsung turun tangan dalam stiap hal yang aku lalui. Bukan hanya sebatas bicara tanpa eksekusi.
Masih belum ada yang bisa menyentuh hati ini.
Yang ada malah terus membuat aku merasa jenuh bosan dan malas.
Terlebih masa lalu slalu menjadi mimpi buruk yang selalu menghantui.
Takut untuk jatuh ke lubang yang sama.
Takut untuk dibohongi.
Takut untuk dimanfaatkan.
Takut untuk terus diperlalukan layaknya boneka.
Dan semuanya masih takut.

Rasanya ingin mundur atau balik kanan lalu berlari!
Pergi dari mereka yang menjual kata-kata indah.
Sudahlah
Lelah ini makin menjadi.
Bahkan semakin parah.

Dan mungkin saja air mata adalah tujuan trakhir.

10Intan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar