Minggu, 08 Maret 2015

hai dan:)

ditulis saat rasa kesal memuncak.
iya sangat kesal.

17 Februari lalu.
iyap, tepat satu denting bbm yang sudah sangat biasa dan tak terpikirkan akan merubah semuanya.
satu pesan yang isinya tak terlalu penting tapi bisa menyihir bahkan membuat bibir yang tadinya datar berubah senyuman. ah sungguh lebay bukan ?
kamu tau ?
ada satu alasan yang memperkuat jemari ini menceritakan kamu yang belum genap satu bulan hadir di semestaku.

alasan itu apa ?
kamu tau kata nyaman ?
menurut kamus besar bahasa indonesia, nyaman ialah suatu keadaan dimana seseorang merasakan kedamaian dan tak merasakan ketakutan sekalipun ada di dalam dunia yang gelap.
sebenarnya itu bukan pengertian yang seutuhnya dari KBBI, itu hanyalah perandaianku demi meyakinkanmu bahwa ini memang keadaan yang bisa dengan mudah kamu rubah dengan sangat singkat.

bukan aku tak mau mengakui.
bukan aku menghindari.
aku hanya tak bisa ungkapkan itu, sekalipun bisa, mungkin kamu akan tak terlalu percaya.
hanya saja ini benar adanya.
rasa nyaman ini semakin hari semakin tumbuh.
namun sayangnya, kamu sndiri yang terkadang membuat rasa nyaman ini berubah menakutkan.
iya seperti sekarang ini, kamu yang berubah layaknya es di kutub utara.
lantas bagaimana bisa aku bertahan dengan suhu yang kamu buat amat dingin ini ?
aku rindu hangatmu bukan dinginmu.
tapi lagi-lagi ini karenaku (katamu) tapi memang benar juga.
aku membuat semuanya tampak pelik, padahal ini sangat ringan.

aku egois dengan memintamu menunggu
aku egois dengan memintamu untuk berkata baik
aku egois dengan memintamu untuk tak pergi
aku egois dengan memintamu untuk bersabar
aku amat egois
hingga dengan kesalahan yang banyak pun aku masih menunjuk kamu, menghakimimu dengan perkataan bahwa kamu tak sabar menantiku.
padahal jika aku diposisimu pun aku akan melakukan hal yang sama.

aku tak akan berbohong akan perasaan ini.
aku nyaman bahkan amat sangat nyaman.
aku bisa tertawa lepas saat dengan kamu.
padahal semenjak aku dikenalkan dengan luka, rasanya sangat sulit untuk tertawa dengan sseorang selain keluarga dan sahabat.
tapi kamu berbeda.

aku slalu memintamu untuk menunggu
sementara aku ? aku malah sibuk dengan memikirkan bagaimana perasaanku
tanpa peduli perasaanmu.
aku ini jahat sekali bukan ?
ah wajar saja aku ditampar oleh mu dengan suhu yang dingin ini.

aku menyayangimu sungguh.
tapi aku pun masih ingin melihat perjuanganmu.
salahkah aku ?
jika salah, mungkin aku akan mempersilahkan kamu untuk pergi.
tapi jika aku benar aku akan sangat bahagia masih bisa bersama denganmu, sekalipun 'kita' masih belum memiliki kejelasan akan status.

ah aku mengetik cerita sepanjang ini
pasti akan memicu konflik yang baru
terlebih postinganku yang sebelumnya berkaitan dengan orang yang dulu.
tapi aku sudah menutup semuanya, semuanya. iaa semuanya.
sesaat ada kamu lelaki penghuni ujung jembatan
sesaat ada kamu yang tinggi melebihiku
sesaat ada kamu yang datang mengajakku bermain kambing di layar handphonemu
sesaat ada kamu yang alay
sesaat ada kamu yang menyebutku 'bu gulu cantik'
sesaat ada kamu yang berjalan lebih dahulu tanpa memegang tanganku
sesaat ada kamu yang membuka pagi dengan aneka rasa layaknya permen nano-nano
sesaat ada kamu yang tak romantis tapi bisa membuat hari slalu manis
sesaat ada kamu yang dengan ringan mengatakan 'pakyu'
sesaat ada kamu yang beda layaknya tvone.
sesaat ada kamu yang mampu mematahkan kunci hati.

namun harapku adalah tidak ada kata sesaat untuk 'kita'


That I just want you to know,
I've found a reason for me,
To change who I used to be,
A reason to start over new,
And the reason is you. (Hoobastank)

beri tau aku sesaat kamu membaca ini.
karena ini jawaban dari semua pertanyaanmu :)



your beautiful teacher.
10 Intan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar