Rabu, 30 April 2014

Selingankah?

Mentari pagi kian masuk ke stiap penjuru rumah.
Terasa hangat bagai kopi yang tengah di minum bapa, namun terasa dingin dan hampa.
Karena,Ada satu ruang yang ku rasa belum terisi.
Ada satu ruang yang ku rasa masih dingin bahkan membeku.
Ruang hati ini.

Ini untuk hari yang kesekian kalinya tak ada percakapan yang kamu mulai.
Tak ada denting sms atau bbm bahkan dering telpon dari kamu.
Ini untuk hari yang kesekian kalinya kamu hanya menggantungkan bbm deliv berjam-jam.
Lagi lagi untuk yang kesekian kalinya kamu tak tau usaha sabar sperti apa yang aku lakukan.

Sejujurnya aku lelah,lelah di simpan dibatas yang tak ku tau akan sampai mana.
Batas yang kamu buat seakan makin menenggelamkan aku.
Menenggelamkan semua usaha yang aku perbuat hanya utk kamu.

Sejujurnya aku rindu,rindu akan suaramu yang minggu-minggu lalu masih sering menghiasi stiap hari kosongku.
Bukan hari-hari yang justru membuatku kelelahan krn menunggu.

Simple memang sesimple kamu datang lalu pergi
Sesimple kamu menyapa lalu meninggalkan

Bila kujadikan uang perdetiknya,kamu haruslah membayar jutaan rupiah utk penantian kosong ini.
Untung saja tak kulakukan hal ini kpdmu.

Sesibuk apapun aku
Aku masih menyempatkan utk menaruhmu dalam hembusan nafas juga selipan doa yang ku panjatkan.
Aku juga masih membiarkan kamu berlari kesana kesini disini! di hati ini.
Apakah kamu tau tuan?
Pasti tidak.

Aku sudah amat sangat sadar bhwa kmu hanya menjadikan aku selingan.
Iya selingan saja,sementara aku berharap kmu menjadikan aku tujuan.
Mustahil memang.
Tapi bolehkah aku berimimpi?
Bermimpi suatu saat jemarimu bisa mengisi sela-sela jemariku.
Punggung tanganmu yang bisa menghapus stiap ttes air mata krn lelah menunggumu.
Juga mata yang bisa menenangkan juga menyejukkan.
Serta hati yang bisa sepenuhnya aku miliki.?
Izinkan aku utk memimpikan itu.
Karena dengan mimpi itulah aku bisa menyimpulkan sedikit senyum di bibir ini.

Dan..
Satu hal untuk pagi ini.
Jangan buat aku menunggumu lagi tuan, buatlah hariku cerah seperti 2minggu yg lalu.
Oh iya,percakapan bbm kita pun masih belum aku endchat.
Karena disaat aku kelelahan menunggumu,bbm itulah yg menjadi dahaga utk aku.

Selamat pagi pria aneh :)

10Intan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar